I. LATAR BELAKANG
Selama beberapa dekade, Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan sumber daya alam, budaya, dan jumlah penduduk. Namun dalam dunia ilmu pengetahuan, Indonesia masih lebih banyak menjadi pengguna, penguji, dan pengembang teori yang lahir dari negara lain dibandingkan sebagai pencipta teori baru.
Padahal berbagai fenomena sosial, ekonomi, manajemen, akuntansi, pendidikan, kesehatan, pemerintahan, teknologi, maupun peradaban yang terjadi di Indonesia menyimpan potensi besar untuk melahirkan teori-teori baru yang dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan dunia.
Berangkat dari semangat tersebut lahirlah Gerakan Nasional Membangun Teori Indonesia (GNMTI) sebagai sebuah gerakan ilmiah, intelektual, dan peradaban yang bertujuan membangun budaya menghasilkan teori dari Indonesia untuk dunia.
GNMTI meyakini bahwa kemajuan suatu bangsa tidak hanya diukur dari banyaknya publikasi ilmiah, tetapi juga dari kemampuannya melahirkan teori baru yang menjadi rujukan dunia.
II. IDENTITAS GERAKAN
Nama Gerakan
Gerakan Nasional Membangun Teori Indonesia (GNMTI)
Penggagas
Dr. Slamet Wiyono
Lembaga Pengembang
SALEEMA Institute for Theory Development and Civilization (SITDC)
Media Pembelajaran Digital
www.belajar-mandiri.com
Menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat pengembangan teori dunia yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan, pembangunan nasional, dan peradaban global menuju Indonesia Emas 2045.
Membangun budaya menciptakan teori di Indonesia.
Mengembangkan metode ilmiah yang sistematis dalam membangun teori.
Mendorong dosen, mahasiswa, peneliti, dan praktisi menjadi Theory Builder.
Menghasilkan middle-range theory, substantive theory, hingga grand theory yang lahir dari fenomena Indonesia.
Mengintegrasikan penelitian, pendidikan, konsultasi, dan implementasi teori.
Menjadikan Indonesia sebagai pusat inovasi teori yang diakui dunia.
Bangsa besar bukan hanya menghasilkan lulusan.
Bangsa besar menghasilkan ilmu.
Bangsa besar menghasilkan inovasi.
Bangsa besar menghasilkan teori.
Dan bangsa yang menghasilkan teori akan menjadi rujukan dunia.
GNMTI dibangun atas keyakinan bahwa setiap fenomena mengandung ilmu, setiap ilmu dapat disusun menjadi konsep, setiap konsep dapat dikembangkan menjadi model, dan setiap model dapat berkembang menjadi teori yang bermanfaat bagi umat manusia.
Dengan demikian, Indonesia tidak hanya menjadi konsumen teori, tetapi juga menjadi produsen teori.
Gerakan ini bertujuan untuk:
• Melahirkan ribuan Theory Builder Indonesia.
• Menghasilkan ribuan middle-range theory.
• Menghasilkan berbagai grand theory lintas disiplin.
• Mengembangkan paradigma ilmiah Indonesia.
• Menjadikan teori sebagai solusi nyata bagi pembangunan bangsa.
GNMTI dibangun di atas lima pilar utama:
1. Theory Awareness Membangun kesadaran pentingnya menghasilkan teori.
2. Theory Development Mengembangkan metode dan proses pembangunan teori.
3. Theory Validation Menguji teori melalui penelitian ilmiah.
4. Theory Implementation Mengimplementasikan teori dalam dunia nyata.
5. Theory Civilization Menjadikan teori sebagai bagian dari pembangunan peradaban.
GNMTI dikembangkan melalui ekosistem yang saling terintegrasi:
• SALEEMA Institute for Theory Development and Civilization (SITDC) sebagai pusat pengembangan teori.
• Gerakan Nasional Membangun Teori Indonesia (GNMTI) sebagai gerakan nasional.
• Human Energy Theory sebagai grand theory.
• Middle-Range Theory Development Program.
• Theory Development Training.
• Theory Development Consulting.
• Theory Development Research Center.
• Theory Development Journal.
• Theory Development Community.
• Digital Learning Platform melalui www.belajar-mandiri.com.
Program-program GNMTI meliputi:
· Seminar Nasional Membangun Teori.
· Workshop Theory Building.
· Bootcamp Theory Development.
· Klinik Penyusunan Middle-Range Theory.
· Pendampingan Disertasi Berbasis Teori Baru.
· Sertifikasi Theory Builder.
· Kompetisi Nasional Pembangunan Teori.
· Konferensi Internasional Theory Development.
· Penerbitan Buku Teori.
· Pengembangan Jurnal Theory Development.
GNMTI ditujukan bagi:
· Mahasiswa S1, S2, dan S3.
· Dosen.
· Guru.
· Peneliti.
· Praktisi.
· Konsultan.
· Pemerintah.
· Dunia usaha.
· Organisasi profesi.
· Lembaga penelitian.
· Perguruan tinggi di Indonesia dan luar negeri.
GNMTI menargetkan:
· Ribuan Theory Builder Indonesia.
· Ribuan middle-range theory.
· Ratusan teori lintas bidang.
· Puluhan grand theory Indonesia.
· Pusat Pengembangan Teori Dunia berbasis Indonesia.
· Indonesia menjadi salah satu referensi utama dalam pengembangan teori global.
· Integritas
· Keilmuan
· Kreativitas
· Kolaborasi
· Inovasi
· Profesionalisme
· Kebermanfaatan
· Keberlanjutan
· Spiritualitas
· Peradaban
From Knowledge Consumers to Theory Builders
Dari Indonesia untuk Peradaban Dunia
Gerakan Nasional Membangun Teori Indonesia bukan sekadar sebuah program akademik. Gerakan ini merupakan ikhtiar untuk mengubah paradigma bangsa—dari bangsa yang mengadopsi teori menjadi bangsa yang melahirkan teori.
Melalui kolaborasi perguruan tinggi, peneliti, praktisi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, GNMTI diharapkan menjadi tonggak lahirnya generasi Theory Builder Indonesia yang mampu menghasilkan teori-teori berkualitas, relevan, dan berdampak bagi pembangunan nasional serta kemajuan peradaban dunia.
Karena setiap teori besar pernah berawal dari keberanian seseorang untuk melihat dunia dengan cara yang baru.
GERAKAN NASIONAL MEMBANGUN TEORI INDONESIA (GNMTI)
Membangun Indonesia Menjadi Pusat Pengembangan Teori Dunia Menuju Indonesia Emas 2045.
Jakarta, Juli 2026
SLAMET WIYONO
Untuk informasi, hubungi kami di nomor 081285577937